Abdi Hati Mati Pati

Maafkan aku tuan, aku tak merespon dengan jelas atas tanyamu…
Kutahu atas maksudmu…
Kaupun tlah mengutarakan maumu…
Namun hanya senyuman sementara yang kuberikan,
Dengan iringan canda tawa mencairkan…

Adakah kecewa kau pendam?
Semoga tidak demikian…

Aku abdimu tuan…
Tiada maksud ku melawan…
Atau bahkan menentang…
Aku hijau tak sebiru warnamu tuan…

Adakah kecewa kau pendam?
Semoga tidak demikian…

Tuanku tlah lebih dulu berpengalaman…
Asam garam tlah kau habiskan…
Bukti kebenaranpun kau rasakan…
Tak seperti diriku yang awam…
Yang masih sering merasakan demam…

Adakah kecewa kau pendam?
Semoga tidak demikian…

Andai tuan dapat meraba ke dalam…
Pastilah tuan kan rasa,
Bagaimana sebenar isi dan alunannya…
Bagaimana nyanyian dan melodinya…

Ada ingin yg berontak namun terkurung…
Ada mau yg berteriak tapi terkedap…
Ada sumber yang menetes tak sampai meluber…
Ada hening yang gamang tak sampai berenang…

Satu kata masih kusimpan tuan…
Satu asa masih kuredam…

Adakah kecewa kau pendam?
Semoga tidak demikian…
Maafkan aku tuan…
Kelak kau akan tahu semua terang benderang…

#abdiyangbelajarmengabdi

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s