Membasuh Hitam

image

Terangguk malam berjubah kelam.
Melepas lalai terbang mengangkasa.
Tak banyak cahaya meski tak padam.
Hanya temaram lampu tenda yang jingga.

Tiada secuilpun lirih.
Tanpa sedikitpun nada.
Menawar bahasa dalam perih.
Menawan rasa terbalut jiwa.

Basah tak bergeming.
Payah tak berontak.
Mengais harap hingga kering.
Mengemis terbasuh yang telah retak.

Melimpah atau sebuah dipersilahkan.
Sebab tercukup menatap hitam terlekat.
Terenyah tanda dalam tiap tetes pikiran.
Namun tiada larang jika mengikat mencekat.

Ijinkan banyak hakim, tapi pastikan bukan dirimu.
Perkenankan banyak telunjuk, tapi bukan telunjukmu.
Ikhlaskan banyak cerca, tapi jangan darimu.
Relakan kutukan, tiada harus beradu. 

Tak perlu risau pada melodi parau.
Tak butuh resah teralamatkan salah.
Sebab tiada yang dapat mengertikanmu.
Terkecuali Dzat Yang Maha Pemurah.

Cukup Dia yg Maha bijaksana.
Sgala keputusanNya terbaik bagi jiwa.
Kembali saja padaNya.
Semoga dibaikkan berlimpah ampunanNya.

Hanya satu pintu ketenangan tertuju.
Cukup satu jalan pemandu harapan.
Biarkan jendela menjadi pengaya kalbu.
Ataupun persimpangan kuatkan keyakinan.

Belajarlah…
Sadarilah…
Ada banyak pelajaran darinya…
Adakah kau dapat ambil hikmahnya..?

#insanbiasa
#belajarlagi_lagibelajar

Posted from Android for WordPress

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s